Rumah Nguter Sukoharjo...
Rumah Dijual di Rumah Dijual Solo Sukoharjo
Rp 220.000.000
  • LT: 72 m2
  • LB: 40 m2
  • KT: 2
  • KM: 1
Tanah 4813m² daerah Cangkol Mojol...
Tanah Dijual di Tanah Dijual Solo Sukoharjo
Rp 1.000.000 Nego
  • LT: 4813 m2
Rumah Banaran Pedan Klaten...
Rumah Dijual di Rumah Dijual Solo Klaten
Rp 300.000.000 Nego
  • LT: 70 m2
  • LB: 36 m2
  • KT: 2
  • KM: 1
Tanah Luas 200 m2 di Solobaru Sekt...
Tanah Dijual di Tanah Dijual Solo Sukoharjo
Rp 4.500.000 Nego
  • LT: 200 m2
Tanah 100m² Gumpang Kartosuro-Sol...
Tanah Dijual di Kartosuro Tanah Dijual Solo
Rp 250.000.000 Nego
  • LT: 100 m2
  • LB: - m2
  • KT: -
  • KM: +
Rumah Murah Bersubsidi Sukoharjo...
Rumah Dijual di Rumah Dijual Solo Sukoharjo
Rp 150.500.000
  • LT: 60 m2
  • LB: 30 m2
  • KT: 2
  • KM: 1
Rumah Serut Nguter Sukoharjo...
Rumah Dijual di Rumah Dijual Solo Sukoharjo
Rp 140.000.000 Nego
  • LT: 60 m2
  • LB: 36 m2
  • KT: 2
  • KM: 1
Rumah Subsidi Plus...
Rumah Dijual di Rumah Dijual Sukoharjo
Rp 150.500.000
  • LT: 60 m2
  • LB: 30 m2
  • KT: 2
  • KM: 1
Rumah Clodran Colomadu Karanganyar...
Rumah Dijual di Rumah Dijual Solo Karanganyar
Rp 425.000.000
  • LT: 80 m2
  • LB: 50 m2
  • KT: 2
  • KM: 1
Beranda » Blog » Seputar Kredit Pemilikan Rumah.

Seputar Kredit Pemilikan Rumah.

Dipublish pada 11 July 2020 | Dilihat sebanyak 0 kali | Kategori: Blog

Ketika membeli rumah lewat KPR atau Kredit Pemilkan Rumah, nasabah cukup membayar uang muka atau down payment (DP). Kemudian, sisanya akan dilunasi oleh pihak bank.

Jumlah cicilan KPR rumah terdiri atas utang pokok dan suku bunga. Utang pokok adalah nominal uang yang belum dilunasi nasabah ketika mengajukan pembelian rumah. Sedangkan suku bunga (interest rates) adalah biaya jasa KPR rumah yang ditentukan oleh bank tersebut atas persetujuan Bank Indonesia.

Dalam kredit perumahan, dikenal dua jenis suku bunga. Ada suku bunga fixed (tetap), di mana peminjam membayar bunga dengan nominal yang tetap selama periode yang disepakati, serta floating (mengambang) ketika persentase suku bunga berubah-ubah sesuai dengan ketetapan bank.

1. Plus Minus Beli Rumah KPR
Membeli rumah dengan cara dicicil alias menggunakan fasilitas KPR dewasa ini lumrah dilakukan. Sebab, kalau menunggu uang terkumpul untuk membeli rumah secara tunai, khawatir inflasi harga tidak sebanding dengan kemampuan menabung.

Di lain sisi, KPR tak hanya meringankan beban finansial seseorang dalam memiliki rumah, tapi juga punya banyak kelebihan. Ingin tahu apa saja kelebihan dan keuntungan memanfaatkan KPR?

A. Keuntungan KPR
a. Kepastian Memiliki
Lewat KPR, ada kepastian memiliki rumah baru. Tidak lama setelah akad kredit di bank, sertifikat tanah/rumah sudah diproses untuk balik nama ke nama Anda. Namun, dokumen kepemilikan tersebut masih disimpan di bank karena dijadikan borg atau agunan sampai kreditnya lunas.

b. Tak Perlu Dana Penuh
Anda hanya perlu menyediakan uang muka atau down payment (DP) yang besarnya bervariasi untuk membeli, membangun, hingga merenovasi rumah melalui KPR. Besarnya sekitar 10 sampai 20 persen dari harga rumah, tergantung tipe rumah dan ketentuan masing-masing bank.

Gunakanlah momen saat ada pameran properti. Biasanya bank memberikan keringanan untuk membayar uang muka saat pameran berlangsung saja.

c. Angsuran Tertentu
KPR dengan angsuran tertentu setiap bulannya memudahkan Anda mengatur keuangan. Terutama untuk pegawai kantoran yang sebelumnya pernah mengontrak rumah karena mereka sudah rutin menyisihkan gaji bulanan.

d. Semakin Ringan
Meski angsuran relatif tetap, lama-lama nilainya secara riil menurun akibat inflasi atau karena penghasilan Anda umumnya naik secara periodik. Awal mencicil mungkin terasa berat bagi Anda. Namun, seiring berjalannya waktu, cicilan akan terasa ringan. Bahkan, sebagian orang mampu melunasi KPR sebelum tenor berakhir.

e. Legalitas Kepemilikan
Proses KPR didahului dengan pembuatan Akta Jual Beli (AJB) antara penjual (pengembang/pemilik rumah) dengan pembeli (debitur) yang dilakukan di hadapan notaris rekanan bank. Jadi, Anda tak perlu khawatir legalitas atau sertifikat sah rumah tersebut bermasalah, karena bank juga berkepentingan.

f. Sarana Berinvestasi
Harga rumah dari tahun ke tahun bahkan per kuartal kerap naik secara drastis. Kenaikan ini bahkan terkadang tidak relevan dengan pendapatan Anda saat ini. Sebagai bukti, berdasarkan review properti yang dilakukan tim Rumah.com, seringkali ditemukan harga rumah melonjak dalam waktu tiga atau empat bulan saja. Terlebih jika rumah tersebut berada di lokasi strategis yang banyak diburu orang.

Oleh karena itu, jika sudah memiliki dana untuk uang muka dan sanggup mengangsur kreditnya, segeralah ajukan KPR sebelum terlambat.

g. Solusi Agunan Lain
KPR adalah sarana untuk mencetak aset sebagai solusi agunan kredit di kala Anda membutuhkan modal usaha. Karenanya, cicilan belum lunas pun bank tak akan segan menawarkan kredit lain untuk keperluan usaha dan sebagainya jika Anda dinilai sebagai debitur yang baik.

h. Keuntungan Lain KPR
Rumah siap dihuni karena pembelian dengan KPR berarti Anda bisa langsung menghuni rumah itu, bahkan sebelum cicilan pinjaman lunas.
Kalau Anda menyewakan rumah yang Anda beli dengan KPR, kemudian menggunakan uang sewa itu untuk membayar cicilan bulanan, artinya Anda memperoleh rumah secara gratis.
Bank juga mensyaratkan adanya asuransi properti yang preminya tercantum dalam cicilan bulanan KPR. Ini guna melindungi rumah Anda dari risiko kebakaran dan lain-lain.
B. Kekurangan KPR
Meskipun ada banyak sekali keuntungan yang bisa dinikmati, tetapi KPR pun punya beberapa kekurangan. Misalnya:

Harga rumah lebih tinggi karena ada tambahan bunga dan biaya lainnya, termasuk administrasi KPR dan legalitasnya.
Prosedurnya cukup lama dibanding Anda membeli secara tunai.
Butuh banyak dokumen untuk pengajuan KPR, seperti KTP, kartu keluarga, buku nikah, slip gaji, rekening koran, dan masih banyak lagi.
Berisiko kredit macet saat ada hal-hal di luar perkiraan, misalnya sakit keras dan harus opname, sehingga anggaran cicilan terpakai, atau terkena PHK dan tabungan tidak mencukupi untuk membayar cicilan.
Meski membeli rumah dengan KPR adalah investasi, properti bukanlah investasi likuid. Saat Anda mendadak butuh uang tunai, menjual rumah bukanlah solusi mudah.
Bank butuh Anda terus membayar bunga karena itulah sumber pemasukan mereka. Kalau Anda melunasi sisa pinjaman KPR, risikonya adalah biaya penalti. Tanyakan soal ini ke bank sebelum Anda mengajukan proses KPR.
2. Persyaratan Mengajukan KPR
Ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus dilengkapi ketika mengajukan KPR rumah. Berikut syaratnya:

Pertama, yang harus dipersiapkan adalah uang muka minimal 15 persen dari harga rumah.
Kedua, siapkan dokumen penting seperti fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk), akta nikah atau cerai, kartu keluarga, surat keterangan WNI (untuk WNI keturunan), dan dokumen kepemilikan agunan (SHM, IMB, PBB).
Ketiga, isi formulir pemesanan unit dari pengembang yang sudah dilunasi biaya pemesanannya.
Selain dokumen di atas, ada pula dokumen tambahan sesuai profesi, yakni:
Untuk karyawan, siapkan slip gaji, surat keterangan dari tempat bekerja, dan buku rekening tabungan yang menampilkan kondisi keuangan tiga bulan terakhir.
Untuk wiraswasta atau profesional, harus menyertakan beberapa dokumen berbeda. Dokumen tersebut adalah bukti transaksi keuangan usaha, catatan rekening bank, NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), SIUP (Surat Izin Usaha) atau Surat Izin Praktik untuk para dokter, dan terakhir Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
Setelah melewati proses analisis risiko kredit rumah dan survei penilaian properti, pengajuan kredit perumahan KPR akan dilanjutkan dengan akad kredit.
Setelah itu, ada beberapa biaya admin yang harus dilunasi, antara lain BPHTB (Bea Peralihan Hak atas Tanah dan Bangunan), asuransi FIDUCIA, provisi kredit, asuransi unit properti, dan biaya notaris.
Jika akad kredit rumah sudah selesai, maka bank akan mengalirkan dana kredit perumahan KPR yang umumnya ditransfer langsung ke rekening penjual atau pengembang. Proses ini umumnya memakan waktu maksimum tujuh hari kerja.

Apabila semua angsuran KPR rumah telah dilunasi, bank akan mengeluarkan Surat Pelunasan Utang dan Sertifikat Asli Kepemilikan Unit Properti.

Beli rumah bekas juga menjadi pilihan yang tepat. Simak video berikut ini untuk mengetahui langkah aman membeli rumah bekas.

3. Mengajukan Kredit Perumahan untuk Pasangan Suami Istri
Sebagai kebutuhan primer, semua orang tentu ingin memiliki rumah sendiri. Khususnya bagi mereka yang baru saja mengikat janji pernikahan. Namun, pasangan muda kerap menghadapi kendala finansial untuk membeli rumah secara tunai.

Dengan keuangan yang terbatas, skema pembiayaan KPR (kredit pemilikan rumah) menjadi pilihan ideal. Ada beberapa hal yang harus disiapkan pasangan suami istri sebelum mengajukan KPR:

a. Menentukan Cicilan
Angka kesanggupan mencicil biasanya ditentukan sebesar 30 persen dari penghasilan bulanan. Ketahui jumlah ini dari penghasilan gabungan suami dan istri dalam sebulan. Kemudian kurangi angka tersebut dengan pengeluaran rutin setiap bulan

b. Mengecek Hutang
Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan Anda bersih dari urusan utang piutang. Pihak bank akan mengecek apakah Anda memiliki riwayat pinjaman minimal enam bulan sebelum mengajukan KPR.

c. Menabung
Untuk mengajukan kredit perumahan, Anda harus mengantongi sejumlah uang untuk uang muka. Sisihkan setidaknya 30 persen dari penghasilan tetap bulanan.

Mengenal KPR Keunggulan dan Syarat Pengajuannya
Mengenal KPR, Keunggulan dan Syarat Pengajuannya
Mengenal KPR Keunggulan dan Syarat Pengajuannya

d. Data Pribadi
Proses permohonan KPR disertai dengan beberapa data pribadi seperti KTP suami dan istri, surat nikah, kartu keluarga, slip gaji, NPWP, dan persyaratan pendukung lainnya.

4. Beberapa Tips Memilih Lembaga Perbankan yang Kredibel
Setelah menyiapkan persyaratan untuk mengajukan KPR, kini saatnya memilih produk KPR dari lembaga perbankan yang sesuai kebutuhan. Sebelum menentukan bank mana yang akan dipilih, ada baiknya Anda memahami ciri-ciri bank yang kompeten untuk menyalurkan dana kredit. Berikut ini beberapa kriteria yang bisa memandu Anda.

a. Reputasi Bank
Pastikan kondisi bank yang akan dijadikan tempat pengajuan KPR cukup terpercaya. Hal ini dapat dilihat dari seberapa banyak nasabah yang mereka miliki, kualitas layanan konsumen, dan banyaknya kantor cabang yang tersebar di berbagai daerah.

b. Suku Bunga Stabil
Bank yang menawarkan suku bunga stabil tentu lebih membuat konsumennya lebih nyaman ketimbang bank yang kerap kali mengubah suku bunga. Kenaikan suku bunga yang drastis bisa menyebabkan pengaturan finansial menjadi kacau.

c. Menghargai Angsuran
Ada beberapa bank yang menetapkan aturan mengikat dan tidak menghargai angsuran yang dibayarkan nasabahnya. Oleh karenanya, sebelum mengajukan KPR sangat disarankan untuk Anda bertanya lebih terperinci mengenai skema pembayaran angsuran.

d. Proses Transparan
Dalam kredit perumahan yang prosesnya jangka panjang, sangat penting untuk bertanya banyak hal agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari. Faktanya, tidak semua bank berani melakukan transparansi terhadap nasabahnya.

e. Ketahui Cara Menghitung Suku Bunga
Ketika melakukan riset produk KPR yang ditawarkan bank, jangan ragu meminta simulasi tabel cicilan dari besar cicilan bulanan dan sistem suku bunga yang digunakan bank tersebut. Anda juga harus memperhatikan jangka waktu kredit.

5. Membandingkan Produk KPR Antar Bank
Sebelum mengajukan KPR, sebaiknya Anda memperdalam pengetahuan akan jenis-jenis produk kredit perumahan. Sejatinya, produk KPR yang ideal dipilih ialah yang menawarkan suku bunga dan cicilan yang ringan setiap bulannya. Akan tetapi, ada beberapa hal lain yang bisa Anda perhatikan ketika membandingkan produk KPR antar satu bank dan lainnya.

a. Suku Bunga
Hal pertama yang sering diperhatikan ketika memilih produk KPR bank adalah berapa bunga yang dibebankan kepada debitur. Semakin tinggi bunga, maka semakin besar jumlah cicilan. Lakukan perbandingan KPR di beberapa bank untuk mengetahui pasaran tingkat bunga.

b. Konvensional atau Syariah
Belakangan ini program KPR Syariah banyak diminati karena menawarkan cicilan tetap sepanjang tenor. Akan tetapi nilai cicilan KPR Syariah lebih tinggi ketimbang KPR konvensional.

c Perhatikan Lonjakan Suku Bunga
Banyak peminjam paket KPR konvensional yang tidak memperhatikan komponen suku bunga floating. Akibatnya, debitur luput mempertimbangkan pendapatan bulanan untuk membayar cicilan bulanan KPR ketika suku bunga melonjak.

d. Biaya Proses
Dalam proses pengajuan kredit KPR, Anda tidak hanya diminta untuk menyerahkan uang muka. Ada beberapa biaya tambahan dalam proses pencairan kredit KPR seperti biaya admin, biaya notaris, biaya asuransi, dan lain-lain. Jumlahnya pun cukup signifikan.

e. Ketatnya Persyaratan Dokumen
Setiap bank memiliki persyaratan dokumen yang berbeda-beda. Umumnya bank skala kecil memberi syarat pengajuan yang lebih longgar, tapi dengan konsekuensi suku bunga yang lebih besar, begitupun sebaliknya.

Untuk membantu menentukan keputusan, sebaiknya Anda melakukan perbandingan produk KPR dari beberapa lembaga perbankan.

Di Indonesia, ada empat bank besar yang populer dipilih untuk mengajukan permohonan kredit perumahan, yaitu KPR BCA, KPR BTN, KPR Mandiri, dan KPR BNI. Proses perbandingan ini dapat dilakukan melalui simulasi KPR.

6. Kiat Sukses Agar KPR Disetujui
Karena aturan ketat yang diberlakukan bank, ada syarat-syarat yang yang harus dilengkapi sebelum mengajukan permohonan KPR. Selain harus berwarga negara Indonesia, ada beberapa kiat sukses yang bisa Anda coba agar permohonan kredit perumahan disetujui bank.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan simulasi KPR yang sesuai dengan keuangan dan lengkapi dokumen sesuai profesi. Agar lebih meyakinkan, Anda bisa membuat laporan keuangan yang dibuktikan dengan rekening koran selama tiga bulan terakhir.

Jika persyaratan tersebut sudah dilengkapi, pilih properti yang strategis dan memiliki kelengkapan sertifikat. Perhatikan waktu yang tepat ketika akan mengajukan KPR, misalnya di minggu ketiga atau keempat. Terakhir, untuk memperbesar peluang pencairan dana kredit, Anda bisa mengajukan aplikasi ke beberapa bank.

7. Hal yang Harus Dilakukan Setelah KPR Disetujui
Ketika bank memberi kabar atas persetujuan kredit perumahan, biasanya mereka akan mengirimkan surat penawaran atau offering letter. Apabila surat tersebut telah disepakai kedua belah pihak, maka bank akan langsung meminta notaris membuatkan akta perjanjian kredit.

Setelah menerima surat penawaran dan perjanjian kredit, perhatikan dan pahami dengan teliti poin-poin yang tertera di dalamnya. Jangan sungkan bertanya bila ada yang kurang dimengerti. Ketika menerima surat penawaran, perhatikan setiap poin dan beri catatan untuk persyaratan yang sulit dipenuhi. Anda hanya memiliki waktu penanggapan sekitar 14 hari kalender.

Manfaatkan dengan baik apabila tak ingin perjanjian dibatalkan secara sepihak dari pihak bank. Offering letter juga disebut sebagai pra-perjanjian. Namun, Anda masih memiliki sedikit peluang untuk bernegosiasi.

Selain surat penawaran, perjanjian kredit juga menjadi dokumen yuridis/hukum yang patut diperhatikan isinya dengan cermat. Keduanya berisi perjanjian yang mengikat kedua belah pihak dengan konsekuensi yang ditimbulkan.

Cermati apakah klausula tersebut sesuai dengan surat penawarannya. Misalnya, jumlah kredit, suku bunga, sistem perhitungan bunga fixed, biaya provisi, administrasi, hingga asuransi.
Jangan segan bertanya apabila masih ada informasi yang belum jelas, misalnya tentang denda keterlambatan.
Anda berhak membatalkan akad kredit bila merasa persyaratan terlalu berat atau terdapat hal-hal lain yang tidak konsisten antara kesepakatan semula dalam offering letter dengan klausula di perjanjian kredit.
8. Pertanyaan Penting Ketika Wawancara KPR
Dalam pengajuan KPR, ada beberapa proses yang harus dilalui demi mendapat persetujuan kredit dari pihak bank, salah satunya adalah wawancara langsung.

Durasi wawancara ini biasanya berlangsung sekitar satu jam. Meskipun posisi Anda sebagai pemohon, bukan berarti Anda tidak diizinkan untuk mengajukan pertanyaan balik kepada bank. Berikut ini beberapa contoh pertanyaan yang bisa Anda ajukan.

Jangka waktu proses persetujuan KPR. Ini merupakan pertanyaan pertama yang bisa Anda sampaikan. Meski terdengar tidak terlalu penting, namun hal ini berguna untuk mengira-ngira status permohonan KPR Anda.
Faktor yang menyebabkan KPR ditolak. Pertanyaan ini wajib diajukan kepada pihak bank, karena menyangkut permasalahan yang mungkin belum Anda ketahui.
Nominal denda dan penalti. Ketika memberi pinjaman, semua bank akan menentukan batas waktu pembayaran cicilan setiap bulan. Untuk itu, Anda perlu bertanya secara detail tentang besaran penalti atau denda apabila melebihi tanggal jatuh tempo.
Kelengkapan asuransi. Rumah merupakan aset berharga tinggi. Maka dari itu, tanyakan kepada staf bank apakah produk KPR yang ditawarkan telah dibekali program asuransi kebakaran.
Status cicilan KPR apabila debitur meninggal dunia. Sebagian besar orang memiliki pemikiran yang jauh ke depan. Pastikan pihak bank memberi penjelasan terkait kebijakannya, agar tak menjadi beban bagi keluarga apabila musibah ini menimpa Anda.
9. Tips agar KPR Lancar
Dalam proses penyelesaian kewajiban KPR yang cukup panjang, Anda akan dihadapkan pada ragam kondisi dan situasi finansial yang berubah-ubah. Untuk menjaga agar proses cicilan KPR Anda tetap lancar dan tidak menunggak, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian.

Mulai dari bank, pilih lembaga perbankan yang sehat dan kredibel, jika perlu memiliki hubungan kerjasama dengan developer bersangkutan. Untuk suku bunga, sebaiknya pilih bank dengan patokan suku bunga tetap. Apabila ingin memilih suku bunga mengambang (floating), persiapkan dana lebih setiap bulan untuk mengantisipasi kenaikan suku bunga sewaktu-waktu.

Terakhir, tentukan jangka waktu kredit dan besar jumlah cicilan per bulan yang tepat. Karena itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kemampuan Anda dengan pihak bank.

10. KPR Subsidi, Solusi Pemilikan Rumah Murah
Demi memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah layak huni, pemerintah gencar mempromosikan program sejuta rumah. Selain pembelian tunai, masyarakat juga bisa memiliki rumah melalui program kredit rumah murah atau dikenal dengan KPR FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan).

Dengan KPR rumah murah, masyarakat bisa mendapat keleluasaan mengangsur rumah selama maksimal 20 tahun dengan suku bunga tetap sepanjang masa kredit dan uang muka mulai 1 persen.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik dengan properti berikut ini:

Tanah Luas 200 m2 di Solobaru ...

Tanah Dijual di Tanah Dijual Solo Sukoharjo
Rp 4.500.000 Nego
  • L.Tanah: 200 m2

Rumah Exclusive Kepatihan Kulo...

Rumah Dijual di Rumah Dijual Solo
Rp 3.500.000.000
  • L.Tanah: 255 m2
  • L. Bangunan: 255 m2
  • K. Tidur: 5
  • K. Mandi: 4

Rumah Nguter Sukoharjo...

Rumah Dijual di Rumah Dijual Solo Sukoharjo
Rp 220.000.000
  • L.Tanah: 72 m2
  • L. Bangunan: 40 m2
  • K. Tidur: 2
  • K. Mandi: 1

Rumah Banaran Pedan Klaten...

Rumah Dijual di Rumah Dijual Solo Klaten
Rp 300.000.000 Nego
  • L.Tanah: 70 m2
  • L. Bangunan: 36 m2
  • K. Tidur: 2
  • K. Mandi: 1

Rumah Delanggu Klaten...

Rumah Dijual di Rumah Dijual Solo Klaten
Rp 275.000.000
  • L.Tanah: 72 m2
  • L. Bangunan: 40 m2
  • K. Tidur: 2
  • K. Mandi: 1

Rumah Kost Dekat Solo Square...

Rumah Dijual di Rumah Kost Rumah Dijual
Rp 4.000.000.000 Nego
  • L.Tanah: 127 m2
  • L. Bangunan: 127 m2
  • K. Tidur: 6
  • K. Mandi: 2
SIDEBAR
Jual beli rumah jadi mudah & cepat. Hubungi kami!